Search for:
Welcome

PERPUSTAKAAN Lib.Smalsa Let Join UsSMALSA

"Menjadikan perpustakaan sekolah berbasis TIK dan e-library serta pusat IPTEK dan sumber belajar warga sekolah guna mendukung kegiatan pembelajaran".

Hotspot Area

Lorem Ipsum is simply dummy of printing and typesetting and industry. Lorem Ipsum been.

Books Collection

Lorem Ipsum is simply dummy of printing and typesetting and industry. Lorem Ipsum been.

Professional Team

Lorem Ipsum is simply dummy of printing and typesetting and industry. Lorem Ipsum been.

SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA

FASILITAS LIBRARY SMALSAFeatures

Berikut Fasilitas Layanan Perpustakaan :

Layanan Informasi

Many variations of at Lorem Ipsum but the majority have suffered. Lorem Ipsum the majority suffered.

Layanan Ruang Baca

Many variations of at Lorem Ipsum but the majority have suffered. Lorem Ipsum the majority suffered.

Layanan Sirkulasi

Many variations of at Lorem Ipsum but the majority have suffered. Lorem Ipsum the majority suffered.

Layanan OPAC

Many variations of at Lorem Ipsum but the majority have suffered. Lorem Ipsum the majority suffered.

Form Usulan Buku

Many variations of at Lorem Ipsum but the majority have suffered. Lorem Ipsum the majority suffered.

Katalog

Many variations of at Lorem Ipsum but the majority have suffered. Lorem Ipsum the majority suffered.

INFORMASI

BUKU TERLARIS

BUKA BUKU, BUKA DUNIA !

Perpustakaan SMA Al Islam 1 Surakarta Perkaya Wawasan Keislaman Lewat Koleksi Kitab dan Buku Agama

Perpustakaan SMA Al Islam 1 Surakarta terus berkomitmen mendukung peningkatan literasi dan pemahaman keagamaan bagi seluruh warga sekolah. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah tersedianya koleksi kitab-kitab dan buku agama yang lengkap dan berkualitas.

Koleksi yang dimiliki meliputi berbagai kitab klasik (kitab kuning), buku tafsir Al-Qur’an, hadits, fiqih, akidah akhlak, sejarah Islam, hingga buku-buku keislaman kontemporer yang relevan dengan perkembangan zaman. Seluruh koleksi ini diseleksi secara cermat untuk menunjang proses pembelajaran dan memperdalam nilai-nilai keislaman siswa.

Kepala Perpustakaan SMA Al Islam 1 Surakarta menyampaikan bahwa keberadaan koleksi buku agama ini diharapkan mampu menjadi sumber rujukan utama bagi siswa, guru, dan tenaga pendidik dalam kegiatan belajar mengajar maupun pengembangan diri. “Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan spiritualitas,” ujarnya.

Dengan suasana perpustakaan yang nyaman dan koleksi yang terus diperbarui, siswa didorong untuk lebih gemar membaca serta menjadikan literasi sebagai bagian dari budaya sekolah. Perpustakaan SMA Al Islam 1 Surakarta terbuka bagi seluruh civitas akademika untuk memanfaatkan koleksi kitab dan buku agama sebagai sarana memperluas wawasan dan memperkuat keimanan.

Melalui koleksi ini, Perpustakaan SMA Al Islam 1 Surakarta berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

KH Imam Ghozali, Perintis Perguruan Al-Islam

Sumber : Suara Merdeka, National GeographicGalih Pranata, S.Pd, M.Pd

Yayasan Perguruan Al-Islam Surakarta (Solo), yang kini mengelola puluhan lembaga pendidikan, tidak dapat dilepaskan dari sosok KH Imam Ghozali (1887-1969).

Semasa hidupnya beliau aktif dalam kegiatan dakwah baik dakwah bil-lisan (ceramah) maupun dakwah bil-hal (karya nyata). Di samping mengisi pengajian di berbagai majlis taklim, beliau menulis sedikitnya 23 buah buku.
 
Nama asli sosok yang dikenal sebagai salah satu tokoh pembaruan Islam abad ke-20 ini adalah Damanhuri.

Almarhum lahir di Desa Turen (Sukoharjo) pada tahun 1887. Semasa kanak-kanak, Damanhuri kecil mengaji kepada sang ayah H Hasan Ustadz. Selain itu, ia juga mendalami kitab kuning, seperti Safinah dan Majmu’.

Sewaktu menginjak usia 12 tahun, Damanhuri kecil dikirim ke Pondok Kepatihan Surakarta. Di sana ia belajar selama satu tahun, kemudian melanjutkan studinya ke Madrasah Mamba’ul Ulum.
 
Saat berusia 15 tahun, ia bersama ayah dan saudara-saudaranya yang lain pergi melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci.

Usai menunaikan ibadah haji, ia tidak ikut pulang ke Tanah Air melainkan memilih tinggal di Mekkah untuk memperdalam ilmu hadits. Maka, tidak mengherankan jika di kemudian hari Damanhuri alias Imam Ghozali dikenal sebagai ulama ahli hadits.
 
Setelah lama mukim di Mekkah, beliau kembali ke Surakarta (Solo) dan kemudian tinggal di Pesantren Jamsaren. Di samping itu, beliau mengajar di Madrasah Mamba’ul Ulum yang terletak di kompleks Masjid Agung Surakarta.

 
Ketika usianya genap 20 tahun, beliau menikahi Umi Hana, salah seorang cucu pendiri Pesantren Jamsaren.
 
Setahun setelah menikah, pasangan pengantin baru itu pindah ke daerah Sorosejan (Begalon) untuk mengembangkan syiar Islam. Di daerah ini beliau membuka majlis taklim, yang selanjutnya berkembang menjadi madrasah lantaran membludaknya jumlah santri yang mengaji.
 
Madrasah yang baru dibukanya itu diberi nama Madrasah Dienil Islam yang terbagi dalam dua tingkatan, yakni Ibtidaiyah (5 tahun) dan Tsanawiyah (4 tahun).

Kegiatan belajar tingkat Ibtidaiyah pada sore hari, sedangkan Tsanawiyah pagi hari. Hal tersebut dikarenakan terbatasnya prasarana (lokal) untuk kegiatan belajar mengajar.
 
Madrasah Dienil Ilsam inilah yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya sekolah-sekolah di bawah Yayasan Perguruan Al-Islam Surakarta.
 
Kiprah Almarhum KH Imam Ghozali tak sebatas dalam lingkup Perguruan Al-Islam saja. Jabatan yang pernah disandang beliau antara lain Anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP; 1946-1950) dan Penasihat PP Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Partai Masyumi; 1953).
 
Meskipun Alm. KH Imam Ghozali telah meninggal dunia pada 19 Juli 1969, namun syiar Islam yang dirintisnya terus berkibar hingga kini. Masjid At-Taqwa, yang terletak di kompleks SMA Al-Islam Surakarta, adalah salah satu saksi dakwah almarhum.

PENGENALAN KOLEKSI KHUSUS (KOLEKSI UNIK) BERUPA KITAB-KITAB HADIST YANG DIMILIKI PERPUSTAKAAN SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA

Ustadz Muhtar Tri Harimurti, S. Ag sebagai Guru Pengampu PAI / Aqidah

Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah terkenal dengan sebutan Kutubus Sittah. Kutubus Sittah adalah sebutan untuk enam kitab hadis yang menjadi kitab induk hadis. 

Keenam kitab tersebut adalah : 

  • Shahih Bukhari
  • Shahih Muslim
  • Sunan Abu Dawud
  • Sunan At-Tirmidzi
  • Sunan An-Nasa’i
  • Sunan Ibnu Majah

Kitab-kitab tersebut menjadi pegangan umat Islam untuk memahami hadis Nabi Muhammad SAW. Kitab-kitab tersebut juga dijadikan rujukan para ulama dan kaum Muslimin untuk menjadi hujjah bagi persoalan-persoalan agama. 

Menjadikan perpustakaan sekolah berbasis TIK dan e-library serta pusat IPTEK LIBRARY solutions

Jl. Honggowongso No. 94 Kota Surakarta